Blog-nya si Arlinda

Actually…More than just my words

Perkembangan Internet…

Internet merupakan fasilitas dan media informasi yang sudah lama ditemukan yaitu sekitar tahun 1983 dan mulai “booming” di Indonesia sekitar tahun 1996. Dengan Internet kita bisa ngelakuin apa aja, mulai dari nyari informasi, belajar, sampai bertransaksi. E-business atau jual beli barang lewat Internet sudah sangat populer di banyak negara. Akan tetapi, hal tersebut masih kurang populer bagi masyarakat Indonesia. Berbagai alasan seperti koneksi Internet yang tidak mendukung, kriminalitas yang tinggi serta masyarakat Indonesia yang belum “Internet-minded” menjadi halangan bagi berkembangnya E-business di Indonesia.

Dulu. . .

Pada saat awal masuknya internet di indonesia kecepatan koneksinya masih sangat terbatas sekali. Sehingga dalam mengaksesnya masih terbatas sekali hanya di beberapa tempat saja. Dulu mengakses internet hanya di lakukan di kantor saja atau di rumah saja itu juga kalau sudah mempunyai koneksi internet. Dan yang mempunyai akses internet masih beberapa kalangan saja.  Penetrasi komputer portable atau komputer jinjing dan konektifitas wifi pun masih sangat jarang di indonesia saat itu. Keadaan ini menjadikan internet masih sangat terbatas sekali penggunanya.

Sekarang. . .

Internet sekarang sudah sangat pesat perkembangannya, kecepatan koneksinya juga makin besar bandwidthnya. Seperti yang saya sebutkan sedikit di atas internet sekarang sudah masuk desa, ini menunjukan bahwa internet makin besar penetrasinya. Internet sekarang aksesnya hampir bisa dilakukan di mana saja, cafe-cafe sekarang makin banyak yang menyediakan wifi gratis ini yang saya sebut dengan ‘there‘. Akses internet tak hanya di satu tempat saja seperti zaman dulu tetapi di tempat-tempat santaipun kita dapat melakukan akses internet.  Saat ini penetrasi dari notebook atau komputer jinjing pun makin besar di banding dengan PC. Secara standart rata-rata notebook atau komputer jinjing mempunyai feature wifi sehingga untuk mengakses internet dapat dilakukan tanpa harus menyambungkan kabel ke komputer.

Masa Yang Akan Datang (Future Time)

Dengan berkembangnya teknologi internet nirkabel (wireless), penetrasi internet terhadap pasar akan tetap meningkat pada masa yang akan datang. Pengembangan WiFi menuju ke WiMax akan membawa dampak yang cukup signifikan terhadap perkembangan dan peningkatan frekuensi transaksi yang dilakukan melalui internet. Selain teknologi, peningkatan transaksi melalui internet juga didukung dengan konsep-konsep website yang semakin bersifat user-friendly dan sederhana untuk digunakan.

Mei 26, 2009 Ditulis oleh areleen | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan

penting gak sih E-Procurement itu?

E-Procurement….? Apa sih yang dimaksud dengan E-procurement itu? E-procurement adalah adalah pengadaan/pembelian business-to-business (B2B) dan penjualan barang dan jasa melalui Internet maupun sistem-sistem informasi dan jaringan lain. Secara umum, dengan menerapkan E-procurement, maka perusahaan dapat menghemat uang, waktu, dan beban kerja tambahan yang normalnya berhubungan dengan pekerjaan tulis-menulis. Proses pengadaan konvensional biasanya melibatkan banyak pemrosesan kertas-kertas, yang mana menghabiskan sejumlah besar waktu dan uang. Dalam beberapa contoh, biaya pemrosesan berkurang sebesar 85%. E-procurement merupakan komponen besar dalam e-commerce B2B modern dan dapat diterapkan pada spektrum luas industri dan pasar. Berikut saya akan mencoba mengulas, keuntungan-keuntungan apa aja sih yang sudah dirasakan dengan menerapkan E-procurement, terutama di Indonesia….nahh gitu tuh penjelasannya…

Apa aja sih kelebihan dan manfaat E-procurement :

  • Dapat dipantau secara on-line tiap transaksinya, dengan ini masyarakat dapat dengan mudah mengawasi jalannya tender yang dilakukan. Jika ada kejanggalan atau tidak transparan dalam proses tendernya masyarakat dapat mengadukannya ke pihak KPK.Wuhuuuu lagi jaman kejayaan KPK neh..maen ciduk ornag yang KKN xixixi…
  • Terjadinya efisiensi penggunaan pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara yang biasa di singkat dengan APBN. Dengan e-procurement pengumuman tender dapat dengan mudah di umumkan karena tidak menggunakan media kertas yang dapat menambah biaya.Yahhh..mayan ngirit kertas kan??!!
  • Pengadaan barang atau jasa dengan e-procurement dapat dengan cepat di proses di bandingkan dengan cara konvensional. Jika di rata-ratakan pengadaan barang secara konvensional memakan waktu sekitar 36 hari sedangkan dengan menggunakan e-procurement hanya berkisar 20 hari.
  • Dengan e-procurement yang di terapkan diharapkan terjadi persaingan yang sehat antar pelaku usaha, sehingga dapat mendukung iklim investasi. Para pelaku usaha di harapkan dapat melakukan efisiensi dalam aktifitas oprasional perusahaannya agar dapat bersaing dengan perusahaan lain tetapi memiliki hasil yang baik dalam pelaksanaannya.
  • Dengan e-procurement wilayah yang di cakup lebih luas di banding sistem manual yang pernah di terapkan. Sehingga wilayah operasi suatu BUMN bisa mencakup ke pelosok indonesia.

Nih..Salah satu contoh perusahaan yang telah menggunakan E-Procurement adalah PT. Aneka Tambang (Antam). Struktur biaya operasional PT. Antam didominasi oleh biaya material dan biaya pelayanan. Oleh karena itu, PT. Antam membutuhkan sinergi dan kerjasama dengan partner dan supplier mereka untuk dapat menyediakan produk dan pelayanan sesuai dengan kebutuhan kualitas produk di waktu yang tepat, lokasi yang benar dan dengan biaya terendah. Hal ini dikarenakan PT. Antam ingin mewujudkan salah satu misi mereka untuk menjalankan perusahaan secara efisien dan menjaga daya saing di industri tambang. Salah satu usaha yang dilakukan adalah meningkatkan teknologi supply chain management (SCM) dengan penggunaan E-Procurement.

Dengan penggunaan E-Procurement, PT. Antam mendapatkan banyak kelebihan seperti :

  • Penghematan biaya logistik dengan mempersingkat siklus logistik.
  • Pencarian infomasi transaksi yang mudah dan pembayaran yang terotomatisasi
  • Informasi dapat dikendalikan dengan baik
  • penghematan waktu pemilihan barang dan jasa.
  • Mendapatkan proses pemilihan barang dan jasa yang adil dan transparan
  • Meningkatkan profit perusahaan secara signifikan
  • Mengurangi tingkat kesalahan pada user

Dari contoh PT. Antam, terbukti bahwa E-Procurement dapat membuat suatu perusahaan lebih efisien dan juga meningkatkan profitabilitas perusahaan. Tetapi, ada beberapa kendala yang dapat timbul dengan penggunaan E-Procurement disuatu perusahaan. Sistem E-Procurement membutuhkan investasi dana yang cukup besar, karena membutuhkan infrastruktur besar juga pelatihan kepada user-user. Dan untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, sistem harus dapat terintegrasi dengan supplier. Untuk PT. Antam, kendala ini cukup teratasi, karena adanya dukungan dari para partner dan supplier mereka.Nah gitu deh sekilas penjelasan tentang E-Procurement teman-teman ^^

Mei 26, 2009 Ditulis oleh areleen | Uncategorized | | 2 Tanggapan