website buat bisnis retail??

Hari ini mau bahas tentang bisnis retail/ritel nih..sebenernya pengertian bisnis ritel itu apa sih??? kok kayaknya sering banget ya dengar istilah kayak gitu…??!!

Bisnis ritel merupakan suatu bisnis menjual produk dan jasa pelayanan yang telah diberi nilai tambah untuk memenuhi kebutuhan pribadi, keluarga atau pemakai akhir. Aktifitas nilai tambah yang ada pada bisnis ritel meliputi : assortment, breaking bulk, holding inventory, dan providing service.

Duing..duing….langsung bingung deh baca istilah assortment,breaking bulk dan teman-temannya itu…yeihhh..don’t worry…lanjutin aja bacanya..ntar juga dijelasin kok :p

Assortment merupakan keragaman barang yang dijual di suatu riteler yang akan dibagi dalam 2 kelompok yaitu Breadth Assortment dan Depth Assortment.(gubraksss..malah nambah lagi neh istilah anehnya hahahaa..)

Breadth Assortment merupakan keragaman kategori jenis barang yang ditawarkan suatu riteler kepada customernya, misalnya nih untuk Kategori Sabun, dapat terdiri dari Sabun Mandi dan Sabun Cuci, Sedangkan Depth Assortment adalah kelengkapan jenis barang pada masing-masing kategori. Sebagai contoh sabun mandi dapat dipisahkan menjadi 3 jenis yaitu sabun mandi padat, sabun mandi cair dan sabun mandi gel. Untuk sabun Mandi padat dapat dirinci kembali menurut mereknya menjadi Lux, Lifebuoy, Camay, GIV dan sebagainya, sedangkan untuk Lux sendiri dapat dirinci kembali menurut ukurannya seperti 100 gr. 50 gr. dll, setelah itu dapat dirinci menurut aromanya..dan sebagainya..nah loh kok malah ribet ya bisnis kayak ginian…

Nah kalau Breaking bulk adalah memecah barang dari kemasan per katon atau per pak untuk dijual secara satuan. Contoh Aqua Cup dapat dijual per karton atau per cup yang keduanya tentu harganya akan berbeda jauh. Harga Aqua per cup akan lebih mahal dibanding harga per cup Aqua apabila kita membeli dalam jumlah banyak. Dengan adanya breaking bulk, maka customer dapat menikmati barang-atau jasa sesuai dengan ukuran kantongnya/uang yang dimilikinya dan mendapatkan jenis barang yang beragam.

Untuk memenuhi target penjualannya, maka riteler akan menyediakan persediaan barang (Holding Inventory) agar pada saat customer membutuhkan suatu barang, maka barang tersebut telah tersedia di toko. Dengan adanya persediaan barang ini, maka akan mempengaruhi biaya operasional. Untuk mengkompensasi biaya operasional yang diakibatkan adanya persediaan barang, maka riteler akan menambah sedikit margin keuntungannya atau menambah sedikit harga jualnya.

Disamping hal-hal di atas nilai tambah yang lainnya adalah adanya pemberian service atau pelayanan yang baik kepada customer. Pelayanan yang baik akan mebuat customer betah dan akan meningkatkan impulse buying (pembelian yang tanpa direncanakan oleh customer) yang pada akhirnya akan meningkatkan Sales.

Nah itulah tadi sekilas penjelasan tentang bisnis ritel…

Biasanya nih para customer akan pergi ke pusat perbelanjaan ritel untuk membeli kebutuhan mereka setiap bulannya..jujur saja hal ini akan merepotkan sebagian orang yang memiliki segudang kesibukan…Di indonesia sendiri sepertinya jarang ada Retailer yang membuat Online shopping..dan ini adalah peluang yang bagus untuk para retailer masuk ke dalam bisnis ritel secara Online..Saya sendiri sebagai seorang customer kadang berpikir kayak gini…wiihh enak kali ya kalo bisa belanja barang kebutuhan sehari-hari tanpa perlu pergi ke toko buat keliling-keliling sambil dorong-dorong troli…berat bo kalo belanjaannya numpuk!!!

Dengan berbelanja online untuk kebutuhan sehari-hari…bisa dihitung berapa banyak waktu yang dapat dihemat oleh customer  dalam berbelanja..gak perlu jalan dari rak ke rak sambil nenteng keranjang atau dorong troli..apalagi buat yang berdomosili di jakarta…mau belanjanya cuma 1 jam doang…kena macet di jalannya bisa sampai 2 jam..wah bener-bener boros waktu deh..Nah kalo bisa dibuat online shopping kan enak..tinggal klik..klik buat pilih barang..bayar pake kartu kredit…customer tinggal duduk ongkang-ongkang kaki di rumah nungguin barang yang dipesan datang…waktu yang terbuang di jalan bisa dipakai buat melakukan hal-hal lain yang lebih penting..

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika sebuah ritel in gin membuat website..pertama-tama adalah menimbang perlu tidaknya suatu website bagi perusahaan ini (yaa..jelas perlu laaaa…) kayaknya yang kayak ginian sih gak usah ditanyain lagi lah ya…soalnya jawabannya udah pasti perlu!! alasannya adalah apakah dengan adanya website akan membuat cash flow perusahaan bertambah secara drastis, atau dengan membuat website akan membuat anggaran perusahaan menjadi melonjak sehingga perusahaan akan rugi,tapi pada masa sekarang membuat website tidak terlalu besar biayanya..

Hal kedua yang kemudian harus dilakukan adalah mendaftarkan nama domain dan webhosting…saran saya sih jangan bikin nama yang ribet-ribet ato susah diinget…tapi carilahyang simple dan unik biar gampang diingat…atau pakai nama resmi perusahaan-nya juga boleh..

hal ketiga adalah perencanaan desain,isi dan biaya yang dibutuhkan,termasuk biaya marketing web agar websitenya dkenal oleh masyarakat.Perencanaan desain ini amat penting..website yang menarik~~~

bersambung…….



Advertisements

2 thoughts on “website buat bisnis retail??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s