my christmas this year

So this is my christmas..

Tahun ini memang bukan moment natal terbaik yang pernah gw miliki. Gak ada baju baru, gak ada kado, gak ada parcel, gak ada salju (pret!), gak ada jalan-jalan, dan ehem,,gak ada pacar juga! *sad*

Baju, kado, parcel, apalagi salju memang gak begitu penting buat gw dalam merayakan natal. Sepertinya mimpi gw tentang natal yang sempurna berhenti tepat ketika umur gw 6 tahun ketika sadar bahwa sebenarnya santa claus yang tinggal di kutub, pakai baju merah dengan janggut putih, naik kereta rusa dan suka bagi-bagi hadiah itu itu sebenarnya gak ada. Kado yang gw dapat setiap tahun dibawah tempat tidur itu ternyata dari orang tua gw. Tapi gw sangat menikmati tahun-tahun dimana gw melewatkan natal bersama keluarga dan teman-teman. Selain itu, natal adalah kesempatan gw untuk bisa ambil cuti panjang supaya bisa pergi berlibur.

Natal tahun ini memang gw sengaja gak bepergian. Cuti gw cuma tinggal 3 hari. Cuaca sedang tak bersahabat pula. Akhirnya gw putuskan untuk natalan di Jakarta. Oh well, hari ini tanggal 24 Desember, gw mengalami 2 kejadian yang tidak mengenakkan. Diperlakukan semena-mena tanpa penjelasan berarti. Inginnya sih marah-marah dan menuntut pertanggungjawaban. Siapa sih yang suka diperlakukan semena-mena? udah gitu, ketika sadar bahwa sudah membuat kesalahan bukannya minta maaf tapi malah saling melempar tanggung jawab. 5 tahun lebih gw terjebak dalam kondisi seperti ini, dan sudah 3 tahun lebih gw berdoa sama Tuhan supa bisa terlepas dari kondisi ini, tapi sepertinya doa gw belum dijawab Tuhan. Mungkin belum waktunya.

Banyak hal yang gw dapat untuk Natal tahun ini. Gw belajar tentang kesederhanaan, belajar tentang penerimaan ketika diperlakukan tidak adil, belajar tentang kerendahan hati ketika direndahkan, belajar untuk bisa juga menundukkan kepala kebawah ketika gw selalu melihat keatas. Belajar mungkin  bukan sesuatu yang enak untuk dilakukan. Butuh perjuangan, butuh pengorbanan, butuh usaha.

Bersyukur gw punya keluarga dan teman-teman yang selalu mendukung. Tuhan mengirim para malaikat tak bersayap untuk menemani dan menguatkan gw ketika dalam posisi dan kondisi terburuk sekalipun. Ada senyum di tiap kesesakan, ada tawa di tiap perih yang sedang dirasakan, ada damai di tiap gegap gempita yang dunia ciptakan.

Terimakasih Yesus, Kau telah sadarkan bahwa natal itu bukanlah fairy tale story.

FELIZ NAVIDAD! EID MILAD MAJID! 🙂

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s